Monday, June 1, 2009

Rantai Kebaikan

Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu men dekati sang nyonya.

Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.

Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri disana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson." Wah, sebenarnya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka. Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapapun jumlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.

Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya..

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."

Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan meng hangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya. Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan.

Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu. Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'"

Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi. Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Segalanya akan beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!"

Ada pepatah lama yang berkata, "Berilah maka engkau diberi."

Dear My Friends,

I Believe with this story......kita hidup di dunia ini emang untuk menolong sesama kita.....JANGAN LUPA BANTULAH ORANG LAIN SELAGI ENGKAU BISA........dan TOLONGLAH ORANG LAIN TANPA PAMRIH.....Tuhan pasti akan membalas perbuatan kita jauh lebih besar dari apa yang kita lakukan..... Trust me....God Bless You.....

Thanks...

White Rose........

Thursday, May 14, 2009

Teguran Yang Diatas untuk ku.......

Hai Friends,

Pernah ngak loe ngerasa loe dapat teguran dari Tuhan????
Gw sepertinya sering dapat teguran itu....tapi yang paling berasa and buat gw pengen balik lagi ke Jalan-Nya ya peristiwa 24 Febuari 2009.

Jadi peristiwanya seperti ini:
Pagi itu gw berasa malez banget pergi kerja....(maybe ini bad feeling). Tapi berhubung ngak lama lagi gw tugas di kantor Cikarang so gw putusin untuk mengabaikan feeling gw itu....Buat ke Cikarang gw harus lewat toll dong(mobil masih pinjem ortu hehehe...Patut disyukuri).

Udah setahun lebih gw lewat jalan yang sama mungkin gw dah diintai..... Gw lewat jalan Perintis Kemerdekaan sekitar jam 9 pagi.... Gw kaget ketika tiba-tiba 1 motor memberitahukan ada masalah sama bagian belakang mobil gw.... di benak gw ah pasti gw dikerjain toh crita ini dah sering ada di email2....tapi 3 motor lainnya melakukan hal yang sama gw mulai curiga....jangan2 benar ada masalah sama mobil gw....berhubung perjalanan jauh so gw worry banget.....

Melongoklah daku dari Jendela Supir untuk melihat ban belakangku...tak begitu kelihatan....pada saat itulah muncul seoarang bapak tua naik motor menghampiri gw....and dia kasih tau gw bahwa bagian belakang gw ada yang dah mau copot.... Gw mulai berpikir ah gw coba turun toh gw dah berhenti di depan persis POS SATPAM GEDUNG SUMARECON...... Jadi keluarlah gw dan melongok ke bagian bawah mobil bagian belakang.....Gw tak melihat apa2...karena gw tidak menaruh curiga apa pun sama Bapak Tua itu dengan bodohnya gw menanyakan lagi ke dia bagian mana ya Pak....di kemudian menunjukkan lagi ke bagian bawah mobil....

Setelah itu gw sudah pasrah....Tak lupa kuucapkan trima kasih....begitu gw naik mobil...gw terkaget-kaget sampe gw rasa jantung gw berhenti beberapa detik...teriaklah gw sekencang2 dan gw panik sewtgh mati....gw pun berusaha mengejar bapak tua itu....

Tau ngak apa yang gw temuin ketika gw naik mobil....pintu belakang mobil gw terbuka dan tas laptop gw beserta isinya (laptop, external HD, Flash Disk, dll) dan juga tas jinjing gw yang berisi 2 HP dan juga dompet dan barang2 lain lenyap......

Gw coba untuk mengejar tapi gw ngak ada bayangan kemana mereka pergi....

Tapi Tuhan masih memberikan gw sedikit senyuman ketika itu 1 HP kesayangan gw tidak ikut lenyap karena ketika itu sedang berada di luar tas..... Hal tersebutlah yang gw syukuri pertama kali hari itu....

Hal kedua yang kusyukuri adalah mobil masih slamat.....padahal ketika daku turun mobil dalam keadaan nyala.....

Hal ketiga yang harus disyukuri lagi adalah gw selamat.....

Hal keempat adalah Ortu gw pas lagi ada di Rumah so bisa bantu gw urus semua identitas diri yang hilang bahkan bantuin blokirin kartu2 kredit and atm....

Hari itu juga gw tersadarkan bahwa selama ini gw selalu lupa sama Tuhan. Gw jarang berdoa...jarang bersyukur padahal bnyk rejeki yang Dia berikan ke gw..... klo dimintain tolong untuk tugas gereja setengah hati....klo disuruh ke gereja malas2an.....bahkan banyak dosa lain yang gw lakukan....

Gw masih dalam proses untuk mendekatkan diri gw lagi ke Tuhan YME....meskipun sekarang masih suka malaz berdoa atau ke gereja but i hope kedepannya gw bisa menjalani perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya....

O,iya kehidupan setelah peristiwa itu dan sejak gw mulai mendekat lagi dengan-Nya hidup gw menjadi lebih tentram dan juga lebih damai....

Bahkan sekarang di kala gw takut gw slalu usahakan untuk berdoa...karena hanya itu yang bisa membuat hati gw tenang....

Apa kalian punya crita seperti ini juga???Share dong ke gw....

Thanks udah meluangkan waktu untuk membaca sedikit Curhatku ini.....

God Bless You....

Pusat Pemeliharaan Hewan Peliharaan Liar

Hai.....

Gw sering banget nemuin anjing atau kucing mati tertabrak bahkan tergilas mobil atau truk. Kasian banget khan mereka......Yang paling parah belum lama ini gw liat di jalan tol tanjung priok menuju bandara...... Ada anjing gede jenis anjing header gitu tersungkur di jalanan dengan kepalanya sudah hancur lebur....sepertinya ketabrak truk/container..... sayang gw ngak sempet foto....abiz di jalan tol bisa gawat dong klo gw berenti truz foto-foto....hehhehee....bisa bikin macet pagi2 buta.....hehehhehe......

Kenapa ya negara kita ini kurang menyayangi hewan...Mereka khan juga makhluk hidup yang dititipkan Tuhan ke kita. Andai aja gw nanti punya duit banyak....Andai aaaaaa....aku jadi orang kaya....Oppie banget yach...hehhehe.....

Cita-cita gw klo dah punya duit banyak...pengen banget punya tempat yang bisa nampung hewan-hewan peliharaan yang berkliaran tak bertuan..... Sekalian buka pet shop tentunya...
Jadi hewan-hewan yang berkliaran itu akan gw periksa kesehatannnya and gw rawat sampe kondisi ok. Nanti klo ada yang berminat boleh beli hewan-hewannya...... Tentu aja hewan-hewan itu akan dilindungi....Pengen banget kayak di luaran sono.... Ada pengacara hewan...yang bisa belain hak asasi perhewanan...itu beneran ada apa cuma di film doang sich....

Mo beneran ada atau ngak....gw pengen banget ada di Indonesia.... Jadi manusia ngak seenaknya sama hewan-hewan itu....

Emang sich terkadang kita memperlakukan hewan itu seenaknya karena tu hewan-hewan hobbynya ngerusakin barang-barang kita atau ganggu hidup kita. Nah klo hewan-hewan liar udah dirawat di satu tempat khan jadinya ngak ada lagi tuch hewan liar. So kita dan hewan bisa hidup berdampingan dengan rasa kasih sayang.....hehhehe....

Ada ngak yang punya cita-cita kayak gw?????